Rabu, 27 Oktober 2010

Tak Becus Majukan Sepakbola, PSSI Bisanya Hanya Mengancam


  1.  Komisaris PT Persebaya Indonesia (PTPI), Saleh Ismail Mukadar mengingatkan, daripada PSSI menebar ancaman ke klub agar tidak berpindah 'hati', lebih baik organisasi yang diketuai Nurdin Halid ini memikirkan kemajuan sepakbola nasional.

Selama hampir satu dekade terakhir, prestasi Indonesia sangat merosot tajam. Jangankan level Asia, untuk bertarung di kancah Asia Tenggara saja Timnas Garuda sudah tak mampu mencengkram lawannya, seperti yang mereka lakukan 20 atau 30 tahun silam.

"Seharusnya mereka (PSSI.red) bertanggung jawab terhadap kemajuan sepakbola nasional, jangan main ancam segala," sindir Saleh, Rabu (27/10/2010).

Sebelumnya, beberapa pejabat tinggi PSSI seperti Andi Darussalam Tabusalla mengutarakan psywar lewat media. Andi mengancam bakal mendepak klub dari keanggotaan PSSI bila bandel dan mengikuti kompetisi Indonesia Premier League (IPL).

Meski di ambang pencoretan, Saleh justru santai. Ia menyebut pernyataan Andi hanya mengada-ada. "Ini ada orang yang ingin meringankan beban mereka, lha kok dilarang. Apa yang kami lakukan ini demi kemajuan sepakbola loh," imbuh mantan Ketua Umum KONI Surabaya ini.

Selain mengkritisi ancaman yang dilontarkan PSSI, Saleh juga mengingatkan agar 17 klub yang sudah yakin ikut IPL tetap berpegang teguh dengan keputusan yang diambil. Sebab, jika mereka takut dan akhirnya kembali mengikuti kompetisi PSSI, bukan tidak mungkin mereka akan dikerjai.

"Para petinggi klub harus sadar, mereka selama ini ditipu dan dirampok PSSI. Kalau kondisi ini terus berlanjut, selamanya kita akan ditindas," pungkas Saleh

Senin, 25 Oktober 2010

Arti SAHABAT

Sahabat. Apa sih arti dari sebuah persahabatan?? Ada yang bilang sahabat itu adalah teman yang benar-benar dekat sampai tahu hal-hal kecil tentang kita. Ada juga yang bilang sahabat itu kalau kemana-mana selalu bareng. Tetapi salah satu sahabat saya bilang, sahabat itu adalah teman dalam suka dan duka, tapi tahu batas dimana suatu saat ketika teman dapat masalah, kita harus membiarkan dia mengatasi masalahnya sendiri agar teman tersebut tumbuh lebih matang dan mandiri.

Terkadang saya dengan enteng menyebut, dia itu sahabat saya. Tapi ketika ditanya ini itu tentang sahabat saya yang berhubungan dengan keluarga, pendidikan dan lain-lain, saya bingung jawabnya. Dari situ saya mikir, apa saya ini sahabat yang baik? Apa saya pantas disebut sahabat? Karena saya menganggap sahabat adalah orang yang bisa melihat kita dari hati ke hati, bukan karena tampang, materi, latar belakang, pendidikan dan lain-lain. Karena itu saya memang jarang menanyakan hal-hal yang berbau privacy ke sahabat-sahabat saya. Saya lebih sebagai pemberi masukan dan penerima keluh kesah sahabat-sahabat saya. Bukannya saya orang yang nggak peduli dan nggak mau tau, tapi menurut saya persahabatan bukan dinilai dari sedalam apa kita tau tetek bengek orang tersebut, melainkan sedalam apa kita memahami orang tersebut. Saya sudah ngerasain pahitnya persahabatan ketika saya bilang dia sahabat saya, ternyata dia hanya memanfaatkan apa yang saya punya dan lain-lain. Ketika saya sedang jatuh, dia malah meninggalkan karena merasa ga ada yang bisa diberikan oleh saya.

Cuma segitu arti persahabatan ??

Suatu hari saya meyatakan A adalah sahabat saya. Ketika A ditanyakan, siapa sahabat kamu, A menjawab B, C, D, namun tidak menyebutkan nama saya. Dari sini saya mencoba memikir ulang. Apakah saya bukan termasuk sahabatnya? Apa saya bukan sahabat yang baik? Hal ini sering terbesit dalam pikiran saya Teman saya banyak. Saya pergi dengan teman-teman yang berbeda. Namun apakah mereka adalah sahabat saya? Karena terkadang teman untuk hang out berbeda dengan sahabat.

GLOBALISASI

Kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.

Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan 
ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias.

Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

Reaksi Masyarakat terhadap globalisasi
Gerakan pro-globalisasi

Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya, dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Misalnya, Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Dengan teori ini, Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital, lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia, begitu juga sebaliknya.

*

Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda

Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.

Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.

Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone.

Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.

Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme?

Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme.


Antisipasi Pengaruh Negatif Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme

Langkah- langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme antara lain yaitu :



Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri.


Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.


Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.


Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan seadil- adilnya.


Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.

Dengan adanya langkah- langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.

Minggu, 24 Oktober 2010

Masalah Organisasi meresahkan warga Bandung

Baca koran PR hari ini, menurut berita ada lagi korban yang meninggal akibat tawuran antar gank.  Aduh, bener-bener bikin resah warga saja.  Yang saya tahu gank motor jaman saya masih lucu-lucunya (ya ya saya ngaku deh sekitar tahun 90-92) itu hanya sekedar kelompok anak-anak SMA yang hobi balapan di daerah Gasibu menjelang sore atau sepanjang jalan Dago pas lewat tengah malam.   Kebetulan di SMA saya dulu juga ada teman-teman yang ceritanya ikutan gank tersebut. Yang saya ingat seperti STRG (singkatan dari apa saya tidak tahu) yang kalo tidak salah berbasis di Geger Kalong, XTC (Excalt to Coitus), Moonraker, GLZ (dari Galendoz Boys berubah menjadi Gentle Boys karena galendo adalah makanan dari parutan kelapa yang sudah jadi ampas -menurut gosip kurang keren terdengar), yang sekarang rasanya baru muncul yaitu Brigez (Brigade Seven karena pendirinya dari SMA 7), dan GRB (Grab On Road katanya anggotanya malahan anak-anak SMP namun tidak kalah beringas) dulu mah dua-duanya sepertinya jarang denger.
Dan dulu sih cerita soal gank motor ini sepertinya tidak heboh-heboh amat. Pengalaman saya soal dengan namanya gank motor ini cuma sekali. Dan saya kapok. Kebetulan dibonceng sama teman sekelas saya yang ikutan  Moonraker dan saya pake jaketnya dengan tulisan Moonraker gede banget di punggung. Tahu-tahu di daerah Cipaganti, kita diuber motor-motor entah siapa (XTC kali ya) yang ngajak balapan.  Teman saya ngacir kencang banget. Sampai mata saya tidak bisa melihat  pohon, rumah, orang atau mobil, cuma angin yang pedas menampar wajah, dan saya teriak keras banget,  ”SONIIIIIIIIIIII MANEEEEEEEEEEEH GELOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!!!!!!!!!!! EUREUN SIAH, TURUNKEUN URANG AYEUNAAA!!!!!”
Sekarang di koran dan televisi marak berita tentang 4 gank motor terkenal yang semakin meresahkan masyarakat Bandung karena tindakan mereka yang brutal: yaitu XTC, Moonraker, Brigez, dan GRB.  Bergidik deh mendengar ritual yang mereka laksanakan dalam penerimaan anggota dan aksi-aksinya: melawan polisi, minum darah anjing, berkelahi tawuran antar gank, menjarah, memukuli korban, motong jari tangan dan lain-lain.  Lho kok jadi kayak cerita Yakuza pake motong jari segala?  Itu apa segitu kurang kerjaannya atau kurang banyak ya PR dari sekolah ya? Kok begitu mudahnya menyia-nyiakan masa muda untuk hal gaya-gayaan dan berbuntut jadi tindakan kriminal? Dan di Bandung pula! Padahal banyak muda yang menyebut dirinya sebagai ABCD: Anak Bandung Cinta Damai tea.  Eh daripada balap-balapan, gebuk-gebukan dan menyakiti orang lain juga menyakiti orang tua kan mendingan ngeblog atau bikin kompos dari sampah kota Bandung gitu lho.
Atau kalau emang mau buang-buang duit pake benwit, yuk bantuin saya main Warbook. Kita bikin aliansi saja dan nyerang gank-gank Warbook di negara lain.

Geng XTC yg tak ada harga diri

Geng Motor Bandung XTC di Tangkap Polisi, Lebih dari 200 anggota geng motor yang diamankan polisi di Jalan Cihampelas dari XTC. Hal itu terlihat dari atribut kelompok tersebut yang disita polisi. Sekitar pukul 23.00 WIB, Jalan Cihampelas mulai dari perempatan Cihampelas-Pasteur hingga Cihampelas-Wastukencana ditutup. Terlihat Brimob bersenjata lengkap, Polantas, dan warga berusaha mengangkut lebih dari 100 motor itu dalam truk Dalmas. Sementara itu, para pengemudi ratusan motor itu telah dibawa ke Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa.
Terlihat rompi, jaket, dan bendera XTC, dikumpulkan oleh beberapa anggota polisi. Ratusan warga berkerumun di sekitar lokasi. Para pengendara yang melintas menuju flyover pun melambatkan kendaraannya, hingga kemacetan tak terhindarkan. Sebelumnya Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sriwahyu Utami. mengatakan ratusan anggota geng motor itu ditangkap setelah melakukan pengrusakan di sekitar Jalan Cihampelas. Informasi yang diterima wartawan, terjadi bentrok antara geng motor.
Jubir XTC Agi pun mengakuinya. "Iya, anggota kami yang ditangkap. Saya masih cari tahu kenapa," katanya dihubungi melalui telepon, Sabtu (25/9/2010) malam. Ketika ditanya apakah ini ada hubungannya dengan bentrok XTC dan Moonraker di Subang, Agi mengaku tak tahu persis. "Saya tidak tahu, karena baru dapat kabar. Tapi ini kayanya enggak ada hubungannya," ujar Agi. Sebelumnya Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sriwahyu Utami mengatakan ratusan anggota geng motor itu merusak mobil dan warnet di Jalan Cihampelas.

Jumat, 22 Oktober 2010

Duo Bek Persela Harus Kerja Keras

LAMONGAN – Duo bek Persela Lamongan Charis Yulianto dan Fabiano Beltrame bakal banting tulang di Stadion Surajaya, Lamongan. Keduanya mendapat mandat berat membendung gempuran para juru gedor Arema FC saat kedua tim berseteru besok.

Ya, dua bek tersebut menjadi sosok vital di pertandingan yang sarat gengsi nanti. Itu jika dikaitkan dengan birahi tinggi calon lawan dalam hal menggoyang jala lawan. Arema adalah salah satu tim dengan produktifitas tertinggi sejauh ini.

Dari empat pertarungan, selusin gol telah dibukukan anak asuh Miroslav Janu. Itu sangat kontras dengan kondisi pertahanan Persela yang kebobolan lima gol di empat pertandingan. Apa yang harus diperbuat?

"Menghadapi Arema butuh konsentrasi tinggi. Saya meminta semua pemain tetap fokus, tak hanya lini pertahanan. Arema punya catatan bagus dalam produktifitas gol. Kita akan berusaha mengatasinya," kata Pelatih Persela Subangkit.

Bermain sabar dan tenang juga menjadi bahan instruksi sang pelatih jelang crusial match nanti, terutama lini pertahanan. Subangkit paham benar Singo Edan bakal menggunakan segala cara untuk meruntuhkan benteng miliknya.

Merekam laga Arema sebelumnya, tim ini bisa melakukan berbagai kombinasi serangan dengan sama baiknya. Serangan sayap lewat M Ridhuan, tengah melalui Esteban atau striker kedua Roman Chmelo, semuanya bisa mencetak gol.

Inilah alasan Subangkit menginginkan Beltrame dkk tetap tenang atau tidak panik. "Ketika pemain panik, itu justru semakin membahayakan. Pemain bertahan harus tetap melakukan marking saat pemain Arema naik menyerang," lanjut pelatih asal Pasuruan ini.

Pemain asing milik Arema patut menjadi catatan tersendiri bagi Laskar Jaka Tingkir. Fakta menarik, lima pemain asing Arema seluruhnya mempunyai naluri mencetak gol. Roman Chmelo, Noh Alam Syah, M Ridhuan, Asteban Guillen, hingga Pierre Njanka, sudah menyumbang gol saat kompetisi justru baru berjalan empat pertandingan.

Subangkit yang pernah merasakan dahsyatnya kekuatan Singo Edan kala masih menukangi Persema Malang, tak menampik kontribusi pemain asing Arema sangat berpengaruh. Apalagi semua pemain musim lalu tetap bertahan dan sudah saling paham karakter permainan masing-masing.

Menghadapi situasi demikian, Persela masih enggan untuk menerapkan strategi bertahan. Terlanjur menargetkan babat habis poin di kandang, tim biru laut tetap akan memainkan taktik menyerang. Walaupun itu cukup riskan karena bisa menjadi celah bagi lawan.

"Permainan bertahan malah membuat tim seperti Arema menguasai pertandingan dan leluasa menyerang. Yang saya inginkan, kita tetap menjadi pemegang kendali permainan. Itu pilihan terbaik dan peluang bagi kita mengalahkan mereka," tandas mantan arsitek tim nasional U-18 ini.

Sungguh pilihan tak mudah. Laga Arema kontra Persibo dan Persijap mungkin bisa menjadi bahan masukan Persela. Persibo yang bermain ofensif dan terbuka, kecolongan empat gol, walau mampu mencetak gol. Sedangkan Persijap yang lebih defensif, hanya kemasukan dua gol tapi tak mampu menaklukkan jala klub berlogo kepala Singa.

Strategi yang diterapkan Subangkit bakal sangat memengaruhi perjalanan di laga nanti. Jika tetap tampil seperti menghadapi Persib Bandung dan Sriwijaya FC di awal kompetisi lalu, maka peluang mendulang poin absolut bakal sulit. Walau bermain di kandang sendiri.

Lagi, Persib Tambah Sponsor

BANDUNG – Persib Bandung rupanya tidak pernah kehabisan sponsor. Setelah menggaet beberapa sponsor, baik yang tertera di kostum maupun tidak, kini salah satu provider ponsel terkenal XL menggaet tim Maung Bandung.

Kedua belah pihak sepakat untuk meluncurkan sebanyak 400 ribu kartu perdana XL-Persib kepada seluruh masyarakat, terutama di Jawa Barat. Dengan begitu, para pengguna XL bisa menikmati beberapa fitur menarik soal Persib hanya melalui telepon seluler.

Vice Precident Enterprise and Carrier PT XL Axiata Titus Dondi mengungkapkan, pihaknya memang tengah fokus menggarap komunitas sebagai pasar yang potensial. Salah satunya adalah bobotoh Persib yang begitu fanatik dan tersebar di seluruh Jawa Barat bahkan Indonesia.

Titus menjelaskan, sebagai olahraga yang begitu memasyarakat, sepakbola dinilai memiliki fans yang luar biasa. Apalagi, Persib yang dinilainya sudah mendarah daging dan menjadi identitas Kota Bandung sekaligus Jawa Barat. “Dan kita mendukung kemajuan sepakbola, salah satunya Persib dengan kerjasama ini,” ungkap Titus.

Sementara Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Umuh Muchtar berharap kerjasama yang baik bisa terus terjalin, tidak hanya pada musim ini. Umuh meyakinkan pihak XL bahwa kerjasama yang terjalin akan menguntungkan kedua belah pihak. “Jadi, dimanapun XL ada, pasti ada Persib, begitu juga sebaliknya,” ujarnya

Persib Waspada Motivasi PSM

Foto: Ist
BANDUNG - Para punggawa Persib Bandung rupanya sadar bahwa PSM Makassar bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan. Buktinya, pada dua laga tandangnya, tim berjuluk Juku Eja ini berhasil mempermalukan lawan-lawannya. Kini, PSM siap melakukan hal yang sama kepada Persib.

Salah satu sosok yang membuat anak-anak Makassar ini sukses adalah pelatih Robert Rene Alberts. Arsitek yang berhasil membawa Arema Indonesia menjadi kampiun Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 ini memang menerapkan disiplin tinggi kepada anak asuhnya. Makanya, permainan cantik kerap disuguhkan oleh para pemainnya.

Sebagai salah satu mantan anak asuh Rene Alberts, striker Rachmat Afandi sadar bahwa kualitas sang pelatih sudah teruji. Bisa merasakan tingkat disiplin yang ketat serta strategi pintar, pemain yang akrab disapa Fandi ini berharap seluruh rekannya di Persib selalu waspada.

“Kedua tim pasti akan tampil ngotot dengan motivasi yang luar biasa,” ungkap Fandi, Jumat (22/10/2010).

Pemain yang musim lalu menyumbang lima gol bagi Singo Edan ini mengacungi jempol pada cara Rene Alberts memotivasi para punggawanya. Meski Arema tidak bertabur bintang, namun dengan suntikan semangat yang luar biasa dari sang pelatih, mereka bisa membuktikan diri sebagai pemuncak klasemen LSI musim lalu.

Soal strategi, pemilik nomor punggung 11 ini menilai skema 4-2-3-1 kemungkinan besar tetap diterapkannya. Hal ini juga terlihat saat tim Juku Eja mengalahkan lawan-lawannya. Fandi menilai, skema tersebut sudah menjadi ciri khas pelatih asal Belanda tersebut.

“Makanya nanti bukan hanya seorang striker yang menyerang, melainkan juga dibantu tiga pemain lainnya. Ini yang selalu membahayakan pertahanan lawannya. Lini belakang kita harus benar-benar padu dan rapat,” jelas Fandi

Sambut PSM, Persib Tanpa Eka

Eka Ramdani (ki) & Atep saat latihan / Foto: Irfan Al-Faritsi (Koran SI)
BANDUNG - Persib Bandung lagi-lagi harus bersiap tampil tanpa kekuatan penuhnya. Rencana pelatih Jovo Cuckovic untuk menurunkan the winning team sepertinya kandas. Pasalnya, sang kapten Eka Ramdani kemungkinan besar harus absen saat menjamu PSM Makassar di Stadion Siliwangi, Sabtu (23/10/2010).

Eka yang pada laga kandang pekan lalu berhasil menyumbang satu gol bagi kemenangan besar 5-1 Maung Bandung atas Persiba Balikpapan, masih dihantam cedera. Pada sesi uji coba lapangan Jumat (22/10/2010), playmaker Persib ini masih bermasalah di sekitar hamstring paha kanan.

Saat ditanya wartawan, Eka hanya tersenyum. Namun, hal tersebut menyiratkan bahwa dirinya memang enggan memaksakan diri untuk tampil pada laga krusial tersebut. “Tidak tahu juga, tapi masih sakit. Silahkan tanya saja ke dokter tim,” ungkap Eka.

Dokter tim dr Rafi Ghani juga pesimistis jika pilar timnas tersebut diturunkan besok malam. Rafi menyatakan, awalnya Eka hanya mengalami pegal-pegal di sekitar bokong. Namun rupanya, nyeri tersebut merembet ke paha kanan sekitar hamstring. “Akan kita lakukan fisioterapi dulu,” tandasnya.

Keputusan final soal nasib Eka, kata Rafi, akan didapat sesaat sebelum laga. Dia berharap, setelah melakukan terapi, pemain asal Purwakarta tersebut bisa segera pulih dan tampil meski tidak selama 2x45 menit. “Semoga saja bisa tampil besok,” harapnya.

El-Loco Punya Kans di Timnas

Christian "El-Loco" Gonzalez / Foto: Koran SI

JAKARTA - Cristian Gonzalez tengah menantikan kepastian status sebagai warga negara Indonesia (WNI). Bomber andalan Persib Bandung juga memiliki kans membela skuad Merah Putih.

Setidaknya, itulah yang dilontarkan Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes. Kendati sudah menginjak 34 tahun, menurut Nugraha, striker asal Uruguay yang akrab disapa El-Loco memiliki kesempatan bersaing di timnas.

"Paling tidak masih bisa membela timnas dua tahun lagi. Sekarang tinggal melihat persaingan produktivitas pemain mana yang lebih bagus," imbuh Nugraha, Kamis (21/10/2010).

El-Loco sudah empat tahun terakhir berjuang mandapat paspor Indonesia. Keinginan suami Eva Norida Siregar disambut baik Badan Tim Nasional (BTN), yang menjanjikan paling lambat 1 November nanti status WNI sudah dalam genggamannya.

Sebelumnya, El-Loco sudah mengungkapkan kesediaannya membela Merah Putih. Pemegang empat kali topskor Liga Super Indonesia juga sudah mengantongi restu dari keluarga besarnya di Uruguay

Ferguson Sambut Hangat Rooney

MANCHESTER - Keputusan Rooney melanjutkan kariernya di Manchester United hingga lima tahun ke depan membuat Sir Alex Ferguson sumringah. Konflik yang sempat membuat Rooney goyah di Old Trafford menunjukkan Rooney telah menyadari seberapa besar United sebagai klub.
 
“Saya senang Wayne sepakat untuk tetap di sini,” kata Sir Alex Ferguson dikutip Premierleague.com, Jumat (22/10/2010).
 
Rooney sempat menolak menandatangani kontrak baru yang ditawarkan United, karena kecewa dengan keputusan Ferguson menyimpannya saat menghadapi Sunderland. Ferguson beralasan Rooney tidak diturunkan karena cedera.Alasan ini kemudian dibantah Rooney.
 
Setelah peristiwa ini, Rooney mengeluarkan pernyataan ingin hengkang dari The Red Devils, Ferguson sendiri membenarkan kabar itu.
 
“Kadang, ketika berada di sebuah klub, sulit untuk memahami betapa besarnya klub. Kondisi yang seperti terjadi beberapa hari terakhir, bisa membuat anda memahaminya.Saya kira Wayne sekarang mengerti betapa besarnya Manchester United,” papar Fergie.
 
Rooney harus menghadapi persaingan dengan pemain-pemain yang lebih muda, dan Ferguson berharap mantan bomber Everton ini tertantang menunjukan kemampuan terbaiknya. Para pemain pun akan mendukung Rooney mewujudkan itu.
 
“Saya yakin semua orang di klub akan memberi dukungan yang dibutuhkan Rooney untuk menunjukan performa terbaiknya,” Ferguson meyakinkan.

Nova Merinding Lihat Kebersamaan Bobotoh-

SURABAYA - Siapa sangka kebersamaan Bobotoh (suporter Persib Bandung) dan Bonek Mania (suporter Persebaya Surabaya) di stadion Gelora 10 November, Kamis (13/5/2010)  sore membuat para pemain merinding. Kebersamaan saat kedua suporter mendukung timnya masing-masing mendapat apresiasi tersendiri.

Kapten Persib Nova Arianto adalah pemain yang paling kagum melihat kebersamaan Bobotoh dan Bonek. Nova memang sempat lama berkostum Persebaya sebelum akhirnya hijrah ke Maung Bandung.

Maka, Nova merasakan betul atmosfir yang membuat bulu kuduknya berdiri. "Saya merinding saat mendengar yel-yel kedua tim menggema. Keduanya justru seakan mendukung saya yang memang besar di Persebaya dan Persib. Kebersamaan ini betul-betul membuat saya bangga," ungkap Nova usai laga.

Nova berharap, persahabatan Bobotoh-Viking dan Bonek bisa terus langgeng. Sehingga iklim yang kondusif ini bisa juga menular kepada performa para pemain kedua tim saat berlaga di lapangan hijau. Dia menilai, persahabatan kedua suporter fanatik tersebut memberi banyak dampak positif bagi tim.

"Di lapangan kita memang tampil keras. Tapi karena ada pengaruh kebersamaan kedua suporter, kita jadi tidak panas. Kita jadinya berupaya dengan sendirinya untuk bisa saling menenangkan," ujarnya.

Nova berharap, bukan hanya Bobotoh-Bonek yang bersatu dan bersahabat. Melainkan juga suporter lainnya diharapkan bisa bersahabat dengan para pendukung fanatik Persib dan Persebaya. "Agar semua orang bisa benar-benar menikmati laga tanpa ada kekhawatiran akan ancaman," harapnya. (acf)

Persepak Bolaan Indonesia nyaris tenggelam

Kamis, 21 Oktober 2010 18:37:58 WIB
Reporter : Kuntoro Rido Astomo

Sejak tahun 1991 saat meraih emas SEA Games, prestasi sepakbola Indonesia seakan pudar (bahkan tenggelam). Maklum, sejak tahun itu pula, tak satu pun gelar diraih tim nasional di ajang internasional.

Jangankan bicara Asia, di kancah regional Asia Tenggara saja, Indonesia yang saat itu masih sejajar dengan Thailand, kini malah makin tergerus dengan negara-negara yang baru berkembang dengan tingkat populasi penduduk yang tidak lebih dari 100 juta orang seperti Singapura, Vietnam bahkan Laos.

Bahkan baru-baru ini, timnas U-16 saja, sudah mulai tersingkirkan oleh kekuatan baru yakni Timor Leste, yang sebelumnya adalah sebuah provinsi dari NKRI. Dan bukti pun kian jelas, jika pada tahun 1991 lalu Indonesia masih bertengger di rangking 80-an FIFA, kini terjun bebas di ranking 141 dari 203 negara di dunia (rilis FIFA per 20 Oktober 2010).

Sedangkan bicara tentang sistem kompetisi nasional, baik ISL, divisi utama, divisi satu, maupun level kompetisi di bawahnya, semuanya terkesan hanya meriah dan gegap gempita di media.

Misalnya ISL, kompetisi yang paling dibangga-banggakan rezim Nurdin Halid yang katanya mendapat pengakuan kompetisi terbaik urutan kedelapan di Asia oleh AFC (Federasi Sepakbola Asia), dengan menghambur-hamburkan duit ratusan miliar, faktanya tak satupun juara ISL sebagai wakil Indonesia bisa berbicara banyak di kancah Asian Champions League meski juga diperkuat pemain asing dengan nilai kontrak rata-rata Rp 1 miliar per musim.

Sedangkan kejadian paling lucu, pertandingan Persik Kediri vs Persebaya pada musim 2009-2010 lalu, harus diulang pasca kompetisi usai satu setengah bulan. Itupun, lokasi pertandingan sempat berpindah-pindah dari Kediri ke Jogjakarta kemudian Palembang.

Akibatnya, kini muncul sebuah pergerakan dengan tujuan merevolusi PSSI. Disponsori Arifin Panigoro, konglomerat nasional yang bergerak di dunia migas, AP--panggilan Arifin Panigoro--menggagas bergulirnya Indonesia Super League (IPL) sebagai tandingan Indonesia Super League (ISL).

Maklum, hal ini akibat kokohnya tembok rezim Nurdin Halid yang sepertinya tidak tahu malu untuk mundur dari jabatan ketua umum PSSI. Bahkan, pergerakan Nurdin pun bukannya melemah, malah semakin dinamis dan agresif.

Program naturalisasi adalah salah satunya. Dengan menaturalisasi lima pemain keturunan dari Belanda, Jerman dan Uruguay, Nurdin berharap prestasi timnas bisa terdongkrak, minimal di tingkat Asia Tenggara. Khususnya di ajang Piala AFF, Desember nanti.

Tidak itu saja, Nurdin pun juga berani mematok target meraih medali emas di SEA Games 2011 nanti di Jakarta-Palembang dimana kemungkinan semua pemainnya akan dihuni tim Sociedad Anonima Deportiva (SAD) yang sedang berguru di Uruguay (U-19).

Jika proyek SEA Games gagal, baru Nurdin mengaku gagal dan mundur dari jabatannya. Dan yang paling mencengangkan, PSSI malah berani mengajukan anggaran APBN yang super fantastis ke DPR RI sebesar Rp 1,4 Triliun.

Lho, apa pantas tidak ada prestasi kok minta duit segitu? Nah, karena itu pula. Kubu Arifin Panigoro 'ngebet' IPL harus segera digelar, baik dengan ataupun tidak direstui PSSI. Tapi inilah lucunya PSSI. Bukannya mendukung gagasan IPL, malah menyebut IPL Liga Tarkam. Sebab, PSSI beranggapan IPL adalah bentuk perlawanan.

Bisa jadi, karena IPL digagas AP dan sejumlah petinggi klub ISL maupun Divisi Utama yang selama ini dikenal kritis terhadap kepemimpinan Nurdin Halid di PSSI. Penggagas IPL selama ini menghendaki perubahan dan reformasi di PSSI, terutama format kepemimpinannya.

Apalagi secara konsep, IPL dirasa cukup modern dari segi bisnis. Selain itu, kucuran dana yang lumayan cukup besar, juga diyakini akan bisa membantu keuangan klub-klub yang saat ini mulai menjerit meski masih menggunakan APBD daerah masing-masing.

Sebab dalam operasionalnya penyelenggara akan memberikan subsidi kepada klub pesertanya. Di sisi lain, ISL justru mengharuskan klub mendanai sendiri anggaran operasional klubnya. Tak hanya itu, selama ditangan Nurdin, gambaran kompetisi ISL yang ramai terpampang adalah anarkisme penonton, tudingan suap kepada wasit, tak adanya kepastian regulasi dan lainnya.

Nah, itulah sebabnya IPL menjadi salah satu bentuk perjuangan revolusi PSSI. Tapi sayang, selama IPL tanpa pengakuan PSSI, sama saja bohong. Sebab, tidak ada muara yang jelas dari kompetisi ini.

Pertama, tidak ada aturan FIFA yang menyebutkan ada kompetisi di luar jalur organisasi resmi di bawah lembaga sepak bola negaranya bisa digulirkan.

Kedua, soal legalitas. Semua wasit baik lokal maupun asing (kalau benar menggunakan wasit asing), tidak akan bisa memimpin pertandingan IPL, tanpa seijin PSSI. Begitu juga dengan Pengawas pertandingan.

Lalu tentang status pemain, kalau IPL tidak diakui PSSI, kepada siapa pemain akan mengadu jika memiliki masalah hukum yang sesuai rule of the game dari FIFA? Karena, yang tidak terdaftar dalam induk organisasi negara tersebut, tidak punya hak mengadu kepada FIFA. [kun]

Ulah memalukan Aremania di kota Kediri

Aremania Lempari Rumah Warga di Kediri
SENIN, 02 AGUSTUS 2010 | 10:08 WIB

TEMPO Interaktif, Kediri - Pendukung kesebelasan Arema Malang kembali berulah di Kediri. Mereka melempari rumah warga di sepanjang jalur kereta api saat pulang dari Stadion Manahan Solo tadi pagi.

Aksi lempar batu ini dilakukan ratusan Aremania yang menumpang kereta api ekonomi Matarmaja jurusan Jakarta–Malang. Mereka telah menyiapkan batu di dalam tas masing-asing saat hendak memasuki stasiun Kediri.

Dari pantauan Tempo, pendukung kesebelasan Singo Edan ini telah mempersiapkan penyerangan itu sebelum memasuki wilayah Kediri. Hal ini terlihat dari banyaknya batu-batu yang tersimpan di atas gerbong bersama puluhan suporter.

Begitu memasuki kawasan Kota Kediri, para suporter tiba-tiba melempari rumah warga dengan batu. Seketika terjadi hujan batu yang menyebabkan genting dan kaca rumah warga yang berada di sekitar jalur kereta api pecah.

Sikap tersebut langsung menuai balasan dari warga setempat yang melakukan aksi balasan. Mereka mencegat laju kereta api di perlintasan dan melempari atap gerbong yang diduduki Aremania. “Mereka yang melempari duluan,” kata Agung, 30, warga Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren.

Sebanyak 500 personil Kepolisian Resor Kediri Kota yang dikerahkan di sepanjang perlintasan dan Stasiun Kediri tak mampu mencegah perang batu tersebut. Polisi lebih memilih mengamankan para penumpang umum di Stasiun dari lemparan batu. Puluhan penumpang Kereta Api Rapih Doho jurusan Surabaya–Malang yang berada di Stasiun dievakuasi ke luar kereta. Mereka digiring ke luar stasiun untuk menghindari lemparan batu.

Untuk menghindari berlanjutnya kerusuhan, polisi menjaga semua perlintasan kereta api. Petugas mencegat kendaraan sejauh 50 meter dari pintu perlintasan agar tidak menjadi sasaran pelemparan Aremania.

Kepala Kepolisian Resor Kediri Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Emha Muliya Hasudungan Ritonga mengatakan aksi lempar batu ini telah diprediksi sebelumnya. Karena itu dia memerintahkan jajarannya menindak tegas suporter yang kedapatan melempari rumah warga. “Kami baru memukul kalau mereka bertindak lebih dulu,” kata Kapolres yang memimpin langsung pengamanan tersebut.

Selain memecahkan genting dan kaca rumah warga, aksi pelemparan tersebut juga dikabarkan melukai dua anggota polisi. Saat ini korban hujan batu itu tengah dirawat di rumah sakit.



Hal ini yg membuat nama Persepakbolaan Indonesia dinilai buruk oleh dunia .

kedzaliman dan pembodohan PSSI.

Ditengah ketidak pastian dari laga penindasan, tibalah waktu event Charity Game yang rencananya akan digelar sabtu 7 agustus 2010 yang mempertemukan Tim Garuda Merah vs Garuda Putih, semakin ramai didengungkan karena bertepatan pertandinganya dilaksanakan di kandang baru Bajul Ijo "Gelora Bung Tomo". Ini adalah momen bersejarah para pecinta bola Surabaya, yang setelah berpuluh tahun berkandang di Gelora 10 November Tambaksari.



Berkenaan dan meneruskan recana perlawanan lanjutan "Save Persebaya Now!" sebelumnya, kami memang sudah menyiapkan event ini sebagai media untuk meneriakan perlawanan atas kedzaliman dan pembodohan PSSI. Setelah sebelumnya mendapat informasi, bahwa penyelenggara Laga Amal ini bukan dari pihak PSSI namun dari komunitas Facebook yang menghedaki perubahan pada PSSI dan hasil laga ini ditujukan untuk pahlawan sepakbola Rusdi Bahalwan di Surabaya dan Lucky Acub Zainal di Malang (karena memang ada 2 venue penyelenggaraan, Malang dan Surabaya).



Persiapan diawali dengan kontak salah satu peserta aksi dengan pihak panpel, apakah kami bisa melangsungkan aksi saat Charity Game nanti di GBT. Ini yang perlu digaris bawahi, untuk melaksanakan aksi saja kami harus meloby Panpel dan berdialog panjang untuk meyakinkan bahwa aksi perlawanan kami ini benar2 aksi damai, murni dari kami sendiri, tidak diboncengi olehpihak manapun termasuk Pengurus Persebaya!!! Ini adalah murni dari kami sendiri Keluarga Besar Bonek Bersatu sebagai pecinta Persebaya, itu saja.



Malam sebelum pertandingan kami mempersiapkan segala kebutuhan pelaksanaan aksi, termasuk mengumpulkan kembali 5 spanduk raksasa yg telah terisi penuh tanda tangan dan cap jempol darah (dari aksi perlawanan sebelumnya). Dan tempat yang kami pilih untuk persiapan H-1 ini cukup unik, tidak di Surabaya, tapi di Gresik tepatnya di stadion Semen gresik tempat rekan-rekan Bonek Gresik (BOGRES) bermarkas, lokasi ini kami pilih agar kordinasi lebih mudah, mengingat GBT hanya berjarak 5 km dari Gresik.

Malam itu beberapa perwakilan Bonek dari Surabaya dan dari Jabodetabek datang dengan penuh semangat untuk persiapan aksi di GBT besok. Satu kendala lagi menghadang, yaitu jika rencana kami mengarak dan mengelilingkan spanduk dan akan ditandatangani oleh tokoh masyarakat, artis, wartawan dan orang-orang penting, maka kami memerlukan seragam. Agar tampilan kami agak sedikit manis hehehe... (khan bakal di shoot TV rek... Bonek kok, hehehe... ).



Karena keterbatasan waktu produksi untuk nyablon, saat itu juga diputuskan kami akan memakai seragam kaos yang disemprot pilox menyerupai logo "Save Persebaya Now!" di bagian depan. Seperti yg telah dijelaskan diatas, kami tidak mempunyai dana tetap dan tidak disokong dana dari siapapun. Karena dari awal kami adalah 100% Bonek Independen yang menginginkan sebuah perlawanan. Maka saat itu juga peserta aksi kembali memutar 'topi terbang' untuk menampung uang patungan sukarela untuk membeli 'kaos termurah' yang kemudian dibeli di Pasar Kapasan. Estimasinya kami memerlukan 25 kaos seharga 10 ribu rupiah dan 2 cat pilox yang akan kami semprot sendiri. Dibuat halus untuk menyerupai sablon. Dalam hati kecil saya berfikir dan bangga mengatakan inilah kami Bonek (yang Bondo untuk Persebaya, tapi tidak meminta apapun dari Persebaya dan Nekat apapun yang terjadi akan melawan segala bentuk kedzaliman).



Dan Siang itu datang juga, 3 jam sebelum kick off Charity Game berlangsung, kami berkumpul di Gate 10-11 pintu barat GBT. Disanakami membentangkan dan menggelar spanduk kami di lantai untuk memberi kesempatan 'dulur-dulur' yang belum sempat ikut tandatangan dalam aksi sebelumnya di Taman Bungkul, sekalian untuk kordinasi. Tapi kendala kembali terjadi, beberapa peserta aksi yang berkenaan dalam produksi 'kaos dadakan' terjebak kemacetan dan dipastikan akan terlambat saat aksi. Naasnya lagi salah satu dari rekan kami tersebut adalah penghubung kami dengan Panpel. Kebingungan melanda karena kami hanya memegang tiket ekonomi, sedangkan untuk aksi ini diperlukan tiket VIP sebanyak 25 lembar, jika tidak bisa kontak dengan Panpel didalam.Inilah salah satu bukti juga, Untuk aksi inipun kami sudah membeli tiket untuk masing2 peserta... lagi-lagi ini adalah semangat Bonek.



Ternyata niat baik kami mendapatkan pertolongan dari Allah SWT, seorang sekretaris Panpel menemui dan kami berdialog agar bisa masuk dan menggelar aksi sesuai kesepakatan tanpa teman penghubung kami yg terjebak kemacetan ini. Dan alhamdullilah kami bisa masuk dan melakukan aksi mengelilingkan spanduk raksasa di lintasan atletik, samping lapangan. Namun tanpa kaos seragamdadakan yang kami produksi sendiri... (tapi tidak masalah, karena setengah jam sebelum kick off rekan-rekan 'tukang kaos' datang dan segera membagikan kaos.)



Sebelum pertandingan berlangsung nyanyian perlawanan dan nyayian Indonesia Raya dilantunkan dan diteriakan yang dipimpin oleh Cak Hamin Gimbal dan Cak Okto Tyson dengan lantang, oleh para penonton yang 90% adalah Bonek ditambah ratusan pendukung ULTRAS Gresik, sungguh berwarna. Teriakan dan nyanyian perlawanan didengungkan mewakili suara hati pecinta Persebaya yang telahdizalimi, Nurdin Halid aktor intelektual konyol dibalik PSSI dihujat dan dikecam oleh semua yang ada di stadion. Di Jeda pertandingan kami mengusulkan ke Panpel agar salah satu spanduk kami di tandatangani oleh para tokoh masyarakat, artis, mantan pemain dan wartawan yang hadir disana. Saya coba berkomunikasi dengan Cak Supangat (MC Legendaris Persebaya). Karena Kebetulan acara itu dihadiri oleh Bapak Arifin Panigoro, Tondo Widodo, Alfred Rielde (Pelatih timnas), mantan pemain nasional seperti Ferryl Raymon Hattu dan Samsul Arifin ditambah wartawan lokal dan luar negeri juga ikut tanda tangan di spanduk perlawanan ini.



Jadi semakin sah saja bahwa sebenarnya Indonesia menginginkan Nurdin Halid mundur dan perombakan di tubuh PSSI. Setelah pertandingan, barulah kami sadar. Bahwa aksi yang kami lakukan ini benar-benar bersifat mendadak, dengan tingkat kordinasi rendah namun dengan loyalitas tinggi ditambah semangat AREK SUROBOYO yang BONEK. Dengan niat dan kemampuan seadanya kami melawan dengan cara kami. Salah satu cara yang kami anggap harus dilakukan untuk sebuah perlawanan pada sebuah kedzaliman. Salah satu bentuk LOYALITAS TANPA BATAS kami terhadap PERSEBAYA, salah satu bentuk aplikasi nyata BONEK (BONdo dan NEKat) meskipun apapun hasilnya, apapun keputusan PSSI terhadap tim kami, meskipun Persebaya dibuang ke Divisi 3 pun, kami akan ada di stadion untuk mendukung PERSEBAYA.



Kepedihan dan sakitnya hati kami tertutup sebuah kebanggaan akan sebuah pelawanan pada sebuah kemungkaran dan memperjuangkan harga diri. Lebih baik kami melawan daripada menuruti sebuah kedzaliman dan inkosistensi aturan yang mereka buat sendiri.



KAMI MELAWAN KARENA KAMI DITINDAS, KAMI DITINDAS MAKA PERLAWANAN AKAN SEMAKIN MEMBESAR.P ERJUANGAN BELUM BERAKHIR... TETAP SEMANGAT KAWAN, BONEK BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN. BRAVO BONEK, GLORY PERSEBAYA... HIDUPLAH INDONESIA RAYA.



SALAM SATU NYALI..... WANIII...

tentang mengetahui Kepribadian Seseorang

Kepribadian seseorang jika Dilihat dari status Facebook nya
1. Manusia Super Update
Kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal-hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan.
Contoh : "Lagi makan di restoran A..", "Dalam perjalanan menujuneraka..", "Saatnya baca koran..", dan sebagainya.

2. Manusia Melankolis
Biasanya selalu curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman-temannya atau hanya sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook. Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yang terbaik kepada yang lain.
Contoh : "Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..", "Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..".

3. Manusia Tukang Ngeluh
Pagi, siang, malem, semuanya selalu ada aja yang dikeluhkan.
Contoh : " Jakarta maceeet..!! Panas pula..", "Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!", "Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do' i..", dsb.

4. Manusia Sombong
Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel.
Contoh : "Otw ke Paris ..!!", "BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..", "Duh, murah-murah banget belanja di Singapur, bow,"

5. Manusia Puitis
Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata-kata mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyinya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan.
Contoh : "Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan", "Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi", "Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu".

6. Manusia in English
Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis gicyu Low..
Contoh : "Tie and Chair..", "I can tooth, you Pink sun.." dsb..

7. Manusia Lebay
Updatenya selalu bertema 'gaul' dengan menggunakan bahasa dewa.. ejaan yang dilebaykan..
Contoh.." met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah... xixiixi" << lol~

8. Manusia Terobsesi
Mengharap tapi ga kesampaian.. pengen jd artis ga dapat-dapat.
Contoh : "duwh... sesi pemotretan lagi! cape..."

9. Manusia Sok Tau
Sotoy tenarnya. Padahal dia sendiri tidak tahu apa yang ditulisnya.
Contoh : "Pemerintah selalu memanjakan rakyatnya.. bla..bla...bla,"

10. Bioskop Mania
Update film yang abis ditonton dan kasih comment..
Contoh : "ICE AGE 3..Recomended! !", "Transformers 2 mantab euy.."

11. Manusia pedagang
Contoh: "jual sepatu bla bla bla"

12. Manusia penyuluh masyarakat
Contoh: "jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla"

13. Manusia Alay
Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim seperti bahasa alien.
Contoh:Alay 1 : "DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!"
Alay 2 : "km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa? "
Alay 3 : "Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!"(Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp..saya pribadi juga mikirdulu buat nulis ini, walaupun jadinya kurang mirip sama yg aslinya..)

14. Tipe Hidden Message
Tipe ini biasanya tidak to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya. (bagus kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu) padahal kan bisa langsung aja sms ya..
Contoh : "For you my M***, I can' t live without you..you are my bla bla bla..","Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo.." (padahal ce tersebut tidak ada dalam jaringannya. . mana bisa baca...)

15. Tipe Misterius
Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut..Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkanSubjek + Predikat + Objek + Keterangan. Tapi orang tipe ini mungkinhanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja..Dan pastinyamengundang kontroversi.
Contoh : "Sudahlah.." , "Telah berakhir.." (apanya??),"Termenung.. ." (so what gitu, loh)

Kalian ngikut yang mana???